Kondisi terkini Dusun GOBOH..... Kering Kerontang..... piye ...IKI..!!!!!!
Formulir Kontak
Senin, 11 November 2013
Senin, 28 Oktober 2013
Terima kasih pada Rekan - rekan yang telah hadir pada pertemuan Tgl 27 Oktober 2013 di Rumah Bpk Waryanto Kelapa Dua Depok.
Alhamdullillah telah bermufakat dan peluncuran Proposal kepada warga Perantau se JABODETABEK, mudah-mudahan dengan niat baik kita semoga lancar dan mendapatkan barokah dari Allah SWT amin....
Jumat, 04 Oktober 2013
Selasa, 01 Oktober 2013
RAPAT LANJUTAN Tgl 06 Oktober 2013 di Kediaman Bpk. H. Slamet Haryadi. Bintaro
Dimohon kehadiranya kepada :
- Bpk. SUKIDI Cimanggis
- Bpk. SUNU Cimanggis
- Bpk. SUKATNO Kelapa Dua
- Bpk. SUWARDI Kelapa Dua
- Bpk. WARYANTO Kelapa Dua
- Bpk. SARNO Kelapa Dua
- Bpk. PRANOTO Cikarang
- Bpk. TIYARNO Cikarang
- Bpk. DEDI BOWO Cibubur
- Bpk. SULARDI Citayem
- Bpk. SURATNO Cilandak
- Bpk. SUTRISNO Cilandak
- Bpk. SUYONO Cilandak
- Bpk. A. HARTOTO Utan Kayu
- Bpk. SETYANTO K Utan Kayu
- Bpk. HARTANTO Utan Kayu
- Bpk. SUWARNO Tangerang
- Bpk. BUDIYANTO Tangerang
- Bpk. SUMARDI Ulujami
- Bpk. GIMAN S Ciledug
- Bpk. SRIYANTO Ciledug
- Bpk. WALUYO Ciledug
- Bpk. SUNARSO Ciledug
- Bpk. SUKATMIN Bintaro
- Bpk. BENI Rempoa
- Bpk. SULIS Rempoa
- Bpk. CITRO SUMARSO Bintaro
Senin, 23 September 2013
Timnas U-19 Juara
Tak bisa dipungkiri, bangsa Indonesia dibuat bangga oleh remaja-remaja yang tergabung dalam Timnas U-19, dahaga gelar khususnya sepak bola selama 22 tahun terbayar sudah. Saya sangat yakin masyarakat Indonesia dari Aceh sampai Papua bangga sekaligus bahagia atas pencapaian Timnas U-19 kita. Luar Biasa, mungkin tidak berlebihan untuk dikatakan kepada Ilham dkk, beban besar yang diharapkan oleh masyarakat Indonesia kepada mereka berhasil mereka jawab dengan gelar Juara.Dan bukanlah politikus namanya kalau tidak mengambil kesempatan yang berharga ini untuk “jualan” diri meraka jelang pemilu, disaat suka cita kemenangan yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia belum berlalu dan mungkin para remaja itu juga masih kelelahan, sudah ada politikus yang meng-KLAIM bahwa sukses Timnas U-19 adalah karena jerih payah-nya. Dan dengan bangganya, konon katanya dia (politikus) yang menginisiasi event sepak bola yang melibatkan anak usia sekolah, dan karena event itulah saat ini Timnas U-19 berhasil meraih juara.
Pertanyaannya, jikalau Timnas U-19 tidak menjadi juara, apakah politikus tersebut berani tampil sebagai orang pertama yang siap bertanggung jawab atas kegagalan Timnas..??, saya hakkul yakin dia tidak akan berani jangankan tampil, bersuarapun tidak dia lakukan. Namun itulah watak politikus kita, suka meng-klaim kesuksesan orang, namun tidak berani mengakui atau bertanggung jawab akan kegagalan.
Sukses Timnas U-19 begitu membuat bangga masyarakat Maluku Utara, seorang dari punggawa Timnas adalah asli putra Maluku Utara yakni Ilham Udin Armayn yang sekaligus menjadi penentu kemenangan Timnas U-19 atas Vietnam dengan tidak mengurangi rasa bangga kami terhadap teman-temannya yang lain.
Dan saat ini Maluku Utara masih berada dalam suasana politik perebutan kursi Gubernur (Pilgub) putaran kedua yang direncanakan akan berlangsung bulan Oktober mendatang inipun tidak disia-siakan oleh politikus lokal di daerahku tercinta ini (Maluku Utara) untuk meraih simpatik masyarkat dari suksesnya Timnas U-19, khususnya Ilham Udin Armayn. Dari informasi yang berkembang, salah satu kandidat Cagub telah menyediakan bonus untuk Ilham Udin Armayn sebesar 100 juta rupiah karena telah mengharumkan nama Maluku Utara tidak saja di pentas Nasional tapi juga Internasional.
Begitu juga dengan Gubernur Thaib Armayn yang tidak ingin kehilangan momen berharga atas suksesnya Ilham Udin Armayn ini, dalam menjawab pertanyaan media, sang Gubernur dengan bangga mengatakan Dia (Ilham Udin Armayn) adalah Cucu saya. Namun pertanyaannya apakah selama ini Gubernur Thaib Armayn memperhatikan cucunya tersebut..??, yang saya ketahui bahwa Ilham setelah ditinggal ayahnya tercinta dia diasuh oleh pamannya Safrin dan dari pamannya inilah Ilham dimasukkan ke Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Gamalama lalu ke Diklat Ragunan Jakarta.
Pada saat wawancara singkat dengan reporter, Ilham Udin Armayn menyampaikan terimakasih kepada Ibunda tercinta dan Paman-nya atas doa dan dukungannya, juga kepada masyarakat Maluku Utara khususnya masyarakat Ternate tapi saya tidak mendengar ucapan termakasih kepada Kakek-nya (Gubernur) atau jangan-jangan Ilham LUPA mengucapkannya..Seseorang bila ada ikatan emosional yang kuat pasti tidak akan dilupakannya..
Ilham Udin Armayn, torang bangga pe ngana, dari ana-ana sampe orang tua-tua di Maluku Utara tadi malam pawai keliling kota Ternate deng bataria-bataria ngana pe nama. torang samua bangga pe ngana..selamat Ilham semoga ngana bisa meng-ilhami ade-ade yang ada di Maluku Utara ini..
salam dan doa dari Ternate untuk ngana.
Sabtu, 14 September 2013
Jumat, 13 September 2013
Langganan:
Postingan (Atom)




